Selamat Datang Di blog Saya. Semoga Bermanfaat yaa .

counter

DAFTAR ISI

Tampilkan postingan dengan label Kepribadian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kepribadian. Tampilkan semua postingan

Kamis, 20 Februari 2014

" MENJADI PRIBADI YANG RAJIN "




Banyak di antara kita yang statusnya adalah pelajar, mengidap ‘penyakit’ malas belajar. Sebenarnya yang membuat kita malas dalam suatu hal (belajar misalnya) bukan karena kita bodoh atau tidak berbakat, namun kurangnya kesadaran akan diri sendiri . Kalo ada orang yang mengatakan orang lain bodoh, maka orang itu yang salah dan orang itu tidak memiliki ilmu tentang pengertian orang yang pintar. Orang yang pintar adalah orang yang punya kemampuan khusus yang dapat ia manfaatkan untuk hal-hal positif dan bermanfaat bagi dirinya maupun orang lain. Kita pun bisa mengubah rasa malas menjadi rajin, jika kita punya kemauan. Baca deh tips-tips di bawah ini

"Cara Menjadi Orang Sukses"


Mau tau cara menjadi orang sukses di usia muda? 



Ya, bisa. Semua orang bisa sukses, terlepas usianya. Apakah dia masih muda atau sudah tua. Kuncinya adalah mau invetasi untuk diri sendiri. Kunci menjadi orang sukses adalah Anda memiliki kemampuan sebagaimana dimiliki oleh orang sukses dan juga mau menggunakan kemampuan itu. Kalau bahasa sederhana, saya tau yang kumau dan saya raih yang kumau. Langkah pertama adalah mengetahui apa yang Anda mau. Artinya keinginan Anda, lebih spesifik lagi adalah tujuan yang jelas. Semasa belia, Bill Gates sudah memiliki tujuan yang jelas dalam hidupnya. Dia sudah berani menargetkan penghasilan di depan teman-teman remajanya. Dia sudah mengetahui yang dia mau. Setelah dia mengetahui apa yang dia mau, dia mempersiapkan dirinya agar mampu meraih yang dia mau. 

"Cara Mengatasi Kebiasaan Mencontek"

"Cara Mengatasi Kebiasaan Mencontek"

 1. Kita perlu menyelidiki perkembangan pola belajar siswa sebagai usaha pencegahan.
 2. Bantulah siswa untuk menemukan jalan keluarnya dan berikan motivasi, jika siswa merasa tidak siap untuk menghadapi tes dan merasa takut gagal.
 3. Berilah bantuan dan bimbingan pada siswa dalam belajar di rumah .
4.Berikan penjelasan tentang keburukan mencontek kepada siswa.
 5. Katakan pada siswa jika segala sesuatu dengan kejujuran.

" MENGATASI ANAK SUKA BOHONG "






Orangtua pasti menginginkan anaknya selalu berkata jujur. Karena kejujuran merupakan salah satu karakter baik yang harus dimiliki oleh semua orang termasuk anak-anak. Dengan membiasakan diri untuk selalu berbuat jujur sejak dini, maka nantinya karakter baik ini akan terus terbawa hingga si anak beranjak dewasa.

Tapi pendidikan anak yang jujur tidak semudah yang diharapkan, karena ada beberapa faktor yang membuat anak berbohong. Childparenting menyebutkan, ada tiga hal yang membuat anak berbohong pada orangtuanya, yaitu:
1. Berbohong sebagai fantasi.
Ini biasa terjadi pada anak-anak yang masih sangat muda, anak-anak ini sangat mudah terpengaruh dengan apa yang dilihat dan didengarnya sehingga terkadang anak belum bisa membedakan mana yang kenyataan dan mana yang hanya imajinasi.

Bermain dengan cerita fantasi sebenarnya bukanlah suatu hal yang salah, tapi sebaiknya orangtua memberitahukan anak bahwa semua itu hanya 'pura-pura' atau tidak nyata. 'Bu aku tadi bisa terbang seperti superman," begitu contoh anak yang berbohong sebagai fantasi.

2. Berbohong untuk mengalihkan kesalahan.
Hampir semua anak pada titik tertentu mencoba untuk mengalihkan kesalahannya dengan berbohong. Anak yang lebih muda biasanya berbohong dengan menggunakan imajinasi yang buruk, sedangkan anak yang lebih tua lebih jago dalam hal mengarang cerita untuk menutupi kesalahnnya dan menghindari hukuman.

    ..Hampir semua anak pada titik tertentu mencoba untuk mengalihkan kesalahannya dengan berbohong...

Emosi yang bekerja disini adalah rasa bersalah, kecemasan dan ketakutan. 'Itu kan pecahnya gara-gara kucing, jadi keramiknya hancur," jawab anak yang ngeles untuk menutupi kesalahanya.

3. Dorongan untuk berbohong.
Anak yang sering berbohong lama kelamaan bisa menjadi kebiasaan buruk, sehingga dibutuhkan penanganan yang lebih serius. Kebanyakan orangtua mulai belajar untuk mengenali sinyal-sinyal non-verbal yang ditunjukkan saat anak tersebut berbohong. "Bu aku pergi ke rumah Alex ada belajar kelompok," katanya padahal tujuannya ingin main.

Bagaimana pendapat anda tentang ruangan-ruangan di SMAN 3 MOJOKERTO ?

Template by:

Free Blog Templates