Selamat Datang Di blog Saya. Semoga Bermanfaat yaa .

counter

DAFTAR ISI

Jumat, 07 Maret 2014

Beberapa hal yang mungkin bisa ditiru, dari sistem pendidikan yang ada di Finladia, diantaranya




1. Anak Finlandia tidak memulai sekolah sampai usia mereka 7 Thn. ( Bandingkan dengan para orangtua di Indonesia justru bangga anaknya sekolah pada usia dibawah usia 7 tahun. bahkan dengan beben pembelajaran yang berat.)

2. Tidak di bebani Ujian dan PR, sampai menjelang usia mereka remaja.

3. Anak-anak tidak diukur sama sekali selama enam tahun pertama pendidikan mereka. ( Pada sistem pendidikan kita , Murid SD sampai stress karena sering ditakuti Pihak sekolah, dengan seabreg Ujian, Padahal terkadang anak sering tidak diajar ).
The children are not measured at all for the first six years of their education.

4. Hanya ada satu tes standar wajib di Finlandia, yang diambil ketika anak-anak berusia 16 Tahun. ( Bandingkan dengan sistem ujian ujian di SMP dan  SMA, Ditambah UN, bukan saja membuat Lembaga pendidikan tidak jujur, Anak hanya dihargai Otaknya saja, Minus bakat dan Minat,)
5. Tidak ada Kelas Unggulan,semua kemampuan berada pada kelas yang sama. Dan terbukti akhirnya RSBI /RSI di indonesia oleh MK dicabut keberadaanya, karena akan tercipta kasta kasta baru dalam dunia pendidikan.
6.Finlandia menghabiskan sekitar 30 persen lebih untuk biaya pendidikan  per siswa mengungguli  Amerika Serikat.
7.  30 persen anak-anak menerima bantuan tambahan selama sembilan tahun pertama mereka sekolah.

8. 66 persen siswa masuk ke perguruan tinggi.Dan tertinggi di erofa

9.  Nyaris semua siswa memilki kemampuan akademis yang merata

10. Kelas sains maksimal 16 siswa sehingga mereka dapat melakukan eksperimen praktis dalam setiap kelas.
.Science classes are capped at 16 students so that they may perform practical experiments in every class.


11. 93 persen masyarakat Finlandia lulus dari SMA.bahkan17,5  peresen lebih tinggi dari AS .
12. 43 persen dari Finlandia siswa sekolah menengah pergi ke sekolah kejuruan.
13.Siswa SD mendapatkan 75 menit dari istirahat sehari di Finlandia dibandingkan rata-rata 27 menit di Amerika Serikat.
43 percent of Finnish high-school students go to vocational schools.
14. Guru hanya menghabiskan 4 jam sehari di dalam kelas, dan mengambil 2 jam seminggu untuk “pengembangan profesional.”
Teachers only spend 4 hours a day in the classroom, and take 2 hours a week for “professional development.”
15. Finlandia memiliki jumlah  guru sebanyak di  New York City, namun siswa jauh lebih sedikit. Dengan perbandingan 600.000 siswa di finlandia dengan 1,1 juta di NYC.

 

Perjalanan Hidup dan Profil B. J. Habibie





Perjalanan hidup dan profil habibie – B.J. Habibie, siapa yang tak mengenalnya? Bapak Teknologi yang dimiliki Indonesia ini memang seorang genius yang karismatik. Kali ini, kita akan menguraikan biografi Habibie, siapa dan bagaimana sosok bersahaja yang satu ini.

“I have some figures which compare the cost of one kilo of airplane compared to one kilo of rice. One kilo of airplane costs thirty thousand US dollars and one kilo of rice is seven cents. And if you want to pay for your one kilo of high-tech product with a kilo of rice, i don’t think we have enough.”

Itulah ungkapan yang disampaikan Habibie ketika para politisi yang lain menentang rencananya membangun industri pesawat terbang di nusantara. Habibie adalah tokoh yang berperan dalam perkembangan teknologi di Indonesia. Lalu, seperti apakah perjalanan hidup atau biografi Habibie?
Riwayat Pendidikan
Di Kota Bandung, Habibie belajar di Goverment Middlebare School. Bakat Habibie dalam bidang eksakta sudah terlihat. Ia paling pintar di sekolahnya.
Habibie menamatkan sekolahnya pada 1954 kemudian melanjutkan pendidikannya di Universitas Indonesia yang sekarang dikenal dengan nama ITB (Institut Teknologi Bandung). Habibie hanya belajar satu tahun di Institut Teknologi Bandung. Ia kemudian menempuh pendidikan di Jerman. Tak seperti siswa yang lain, Habibie bersekolah di Jerman dengan biaya sendiri, bukan beasiswa dari pemerintah. Ia bersekolah program S1 sampai dengan S3 di Aachen Jerman. Ia mendapat gelar Diploma dari Technishe Hochscule Jerman.
Riwayat Karier
Pada 1967, Habibie diangkat menjadi Profesor Kehormatan (Guru Besar) di Institut Teknologi Bandung. Habibie juga memperoleh gelar Doktor Konstruksi Pesawat Terbang di Jerman dengan predikat summa cum laude.
Karier Habibie terus menanjak. Ia bekerja di industri pesawat terbang terkemuka MBB Gmbh Jerman. Bersama istrinya, Hasri Ainun yang juga teman sekolahnya sewaktu SMA dulu, Habibie tinggal dan bekerja di Jerman dalam kurun waktu yang cukup lama.
Di MBB Gmbh Jerman, Habibie merupakan satu-satunya orang Asia yang berhasil mendapatkan jabatan nomor 2 di perusahaan tersebut. Habibie mendesain bentuk pesawat terbang pabrikan Jerman itu.
Perjalanan hidup dan profil habibie
Kepiawaian Habibie dalam bidang pesawat terbang ia buktikan juga di tanah air. Biografi habibie sebagai seorang yang mampu mendirikan industri pesawat terbang pertama di nusantara. Jerman layaknya rumah kedua bagi habibie. Berkat kepintarannya itu, Habibie meraih penghargaan bergengsi Theodore van Karman Award.
Hasil Karya Teori dan Rumus
Habibie banyak memberikan sumbangan dalam bentuk penelitian atau teori. Teori-teorinya terutama dalam ilmu pengetahuan dan teknologi bidang thermodinamika, aerodinamika, dan konstruksi pesawat terbang.
Rumusan Habibie yang terkenal di dunia dalam bidang pesawat terbang dikenal dengan nama rumus Habibie. Rumus Habibie ini terdiri atas tiga macam rumus, yakni Habibie Factor, Habibie Theorem, dan Habibie Method. Ketiga rumusan Habibie tersebut digunakan sampai sekarang dalam dunia pesawat terbang. Sungguh Habibie merupakan sosok yang membanggakan.
Presiden Ketiga RI
Setelah lama berkecimpung dalam dunia pesawat terbang di Jerman, Habibie pun pulang ke Indonesia. Ia memenuhi permintaan presiden Soeharto untuk menjabat sebagai salah satu menteri di kabinetnya.
Biografi habibie dalam bidang politik dimulai dengan menjabat sebagai Menristek (Menteri Riset dan Teknologi) pada masa pemerintahan Orde Baru. Tidak tanggung-tanggung, Habibie menjabatnya selama 20 tahun, sejak 1978 sampai dengan 1998. Pada masa itu, berdiri perusahaan Pindad, PAL, dan IPTN.
Puncak karier Habibie terjadi pada 1998. Habibie diangkat sebagai wakil presiden yang ke-7. Namun, ia hanya menjabatnya selama 2 bulan karena pada saat itu masyarakat sudah tidak puas lagi dengan pemerintahan Orde Baru Soeharto. Pemerintahan ini sarat dengan KKN dan otoriter. Presiden Soeharto pun dipaksa meletakan jabatannya pada tahun tersebut.
Tragedi yang terkenal adalah Tragedi Semanggi 1998 yang menewaskan empat orang mahasiswa dari Universitas Trisakti akibat penembakan pada waktu itu. Secara otomatis, kursi kepresidenan diserahkan kepada Habibie sebagai wakil presiden pada 21 Mei 1998.
Habibie tidak lama menjabat sebagai presiden yang ke-3 RI. Ia hanya menjabat selama 1 tahun 4 bulan, terhitung sejak 21 Mei 1998 sampai Oktober 1999. Selain karena habibie masih dianggap sebagai bagian dari rezim Orde Baru, terjadi juga beberapa kasus disintegrasi di Indonesia.
Kasus lepasnya Timor Timur menjadi sebuah negara merupakan awal kehancuran karier politik Habibie. Referendum rakyat Timor Timur untuk merdeka dianggap sebagai kegagalan presiden dalam mempertahankan kedaulatan negara Republik Indonesia.
Habibie pun kembali menjadi warga biasa dan memilih untuk bermukim di Jerman. Meskipun begitu, Habibie adalah sosok intelektual yang berjiwa besar. Visinya adalah membawa negara Indonesia menjadi negara industri pesawat terbang di dunia. Salah satu keberhasilannya adalah dengan mendirikan PT Industri Pesawat Terbang Nurtanio pada 26 April 1976. Perusahaan tersebut merupakan industri pesawat terbang yang pertama di kawasan Asia Tenggara.
Biografi Habibie dalam mencapai kesuksesan tak lepas dari dukungan orang-orang terdekatnya. Orang tua dan keluarga mempunyai andil yang besar ketika Habibie masih menempuh dunia pendidikan.
Setelah berkarier di dunia pesawat terbang, dukungan istrinya Hasri Ainun sangat besar pengaruhnya bagi Habibie. Istrinya selalu mendukung apa pun segala tindakan habibie. Itu sebabnya, ketika istrinya wafat, Habibie kehilangan sosok yang menjadi semangat hidupnya. Namun, Habibie merupakan tokoh nasional yang sangat berjiwa besar.


Kisah Tragis Manusia Terpintar bidang Matematika



Anda Pasti Mengira Bahwa Manusia Yang terpintar di dunia adalah Da Vinci, John Stuart Mills, Atau Albert Einstein, Atau Bahkan Bill gates Semuanya memang dianggap jenus-jenius besar yang telah memberikan banyak pengaruh terhadap bidangnya masing-masing. Tapi gelar manusia terjenius yang pernah dimiliki dunia rasanya tetap layak diberikan kepada William James Sidis. 
Siapakah ia? Mengapa namanya tenggelam dan kurang dikenal walau angka IQnya mencapai kisaran 250–-300?

Keajaiban Sidis diawali ketika dia bisa makan sendiri dengan menggunakan sendok pada usia 8 bulan. Pada usia belum genap 2 tahun, Sidis sudah menjadikan New York Times sebagai teman sarapan paginya. Semenjak saat itu namanya menjadi langganan headline surat kabar : menulis beberapa buku sebelum berusia 8 tahun, diantaranya tentang anatomy dan astronomy. Pada usia 11 tahun Sidis diterima di Universitas Harvard sebagai murid termuda.

Harvard pun kemudian terpesona dengan kejeniusannya ketika Sidis memberikan ceramah tentang Jasad Empat Dimensi di depan para professor matematika. Lebih dasyat lagi : Sidis mengerti 200 jenis bahasa di dunia dan bisa menerjamahkannya dengan amat cepat dan mudah. Ia bisa mempelajari sebuah bahasa secara keseluruhan dalam sehari !!!!

Keberhasilan William Sidis adalah keberhasilan sang Ayah, Boris Sidis yang seorang Psikolog handal berdarah Yahudi. Boris sendiri juga seorang lulusan Harvard, murid psikolog ternama William James (Demikian ia kemudian memberi nama pada anaknya) Boris memang menjadikan anaknya sebagai contoh untuk sebuah model pendidikan baru sekaligus menyerang sistem pendidikan konvensional yang dituduhnya telah menjadi biang keladi kejahatan, kriminalitas dan penyakit.

Siapa yang sangka William Sidis kemudian meninggal pada usia yang tergolong muda, 46 tahun - sebuah saat dimana semestinya seorang ilmuwan berada dalam masa produktifnya. Sidis meninggal dalam keadaan menganggur, terasing dan amat miskin. Ironis.


SEKOLAH KOLONG JEMBATAN, PENDIDIKAN ANAK ANAK JALANAN

SEKOLAH KOLONG JEMBATAN, PENDIDIKAN ANAK ANAK JALANAN


“ Semua anak berhak mendapat pendidikan tanpa terkecuali ” seharusnya kalimat itu bukan hanya pemanis dalam peraturan negara kita tercinta ini. Kalimat sederhana itu seharusnya mampu mengantarkan anak anak kolong jembatan merasakan pendidikan dan menyelesaikannya. Namun meliihat kenyataan yang ada, aturan yang begitu indah maknanya itu hanya menjadi sebuah pemanis dalam buku peraturan negara tercinta. Mungkin kesadaran ibu kembar penggagas sekolah darurat kartini, Sri Rosiati dan Sri Trianingsih patut diacungi jempol. Berawal dari rasa miris melihat kehidupan kolong jembatan yang kumuh. Kedua ibu kembar ini mendekatkan diri kepada mereka yang tinggal dikolong jembatan dan menyadari akan kebutuhan pendidikan yang tak tersentuh.
Lapak lapak dibawah jembatan kawasan Pluit, Jakarta Utara adalah tempat yang dipilih oleh kedua ibu kembar ini mewujudkan niat baiknya. Sejak tahun 1996, pasangan ibu kembar ini berinisiatif membangun sekolah darurat untuk anak anak yang tidak mampu di kawasan tersebut. Dengan modal dari kantung mereka sendiri, mereka memulai pengajaran. Tidak seperti sekolah formal pada umumnya sekolah darurat ini pada awalnya tidak mengajarkan materi materi sekolah formal, tapi disekolah darurat ini anak anak yang awalnya tidak mengenal dunia pendiidikan di ajak untuk menyukai belajar dimulai dari apa yang mereka suka. Melihat antusiiasme anak anak dalam pembelajaran mengetuk kembali hati kedua ibu kembar ini, untuk terus melanjutkan niat mereka memberikan pendidikan pada anak anak tidak mampu.
Hingga kini tahun 2013, Ibu kembar ini terus melanjutkan niat mereka memberikan pendidikan pada anak anak tidak mampu. Bahkan sekolah yang didirikan mereka kini, telah mampu mengikuti kurikulum formal sehingga telah mampu membawa para siswanya mengikuti UN, untuk dapat melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi dan penghidupan yang lebih baik. Walaupun pada kenyataannya mereka yang telah lulus dan telah mengenyam pendidikan dari sekolah darurat kartini ini, tidak juga mampu melanjutkan pendidikannya karena biaya yang terlalu tinggi dan kesadaran pemerintah yang tak juga sadar.
Bisa atau tidak anak anak kolong jembatan pluit ini, melanjutkan kembali sekolahnya mungkin adalah PR pemerintah kota Jakarta. Tapi setidaknya dengan usaha besar yang dilakukan ibu kembar Sri Rosiati dan Sri Trianingsih telah memperkenalkan anak anak kolong jembatan pada pendidikan. Sekolah sederhana yang dibangunnya mungkin tak bisa dibandingkan dengan sekolah sekolah formal lainnya di ibu kota Jakarta, tapi sekolah sederhana yang telah dibangun itu menjadi harapan kecil anak anak kolong jembatan mengenyam pendidikan, membangun harapan dan mimpi atas kehidupan yang lebih baik.

Bagaimana pendapat anda tentang ruangan-ruangan di SMAN 3 MOJOKERTO ?

Template by:

Free Blog Templates